NAMA : RENDI SETIAWANTO
KELAS : 4A3/PAGI
JURUSAN : Management
Fakultas : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
Musi Rawas Lubuklinggau
MK : Ekonomi Pertanian
KARAKTERISTIK PERTANIAN DI INDONESIA
Indonesia adalah negara Agraris dimana sebagian
besar penduduknya hidup dari hasil bercocok tanam atau bertani, sehingga pertanian
merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam kesejahteraan kehidupan
penduduk Indonesia. Pertanian mulai ada bersamaan dengan mulai adanya faktor
yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman diatur atau ditangani oleh
manusia. Pengaturan faktor – faktor itu dinamakan teknologi. Dengan penanganan
manusia terhadap faktor – faktor itu atau dengan teknologi diharapkan tanaman
yang diusahakan akan memberikan hasil maksimum.
Dimensi Pertanian di Indonesia. Usaha masyarakat
internasional untuk menanggulangi kemorosotan kondisi lingkungan hidup dalam
konteks pembangunan ekonomi dan pembangunan sosial telah dimulai di Stockholm,
Swedia pada tahun 1972. Kemudian United Nations Environment Programme (UNEP)
pada tahun 1982 menyelengarakan sidang istimewa memperingati 10 tahun gerakan
lingkungan dunia (1972-1982) di Nairobi, Kenya, sebagai reaksi ketidakpuasan
atas penanganan lingkungan hidup selama ini yang cenderung tidak lagi atau
mengabaikan kelestarian alam. Pada sidang tersebut disepakati pembentukan
Komisi Dunia untuk Lingkungan dan Pembangunan World Commission on Environment
and Development (WCED). Pada tahun 1992 dilanjutkan sidang pembangunan
berkelanjutan di Rio de Janeiro, Brasil dan terakhir pada 2002 dilakukan di
Johannesburg, Afrika Selatan (Rivai dan Anugrah, 2011).
Permasalahan
dalam Ekonomi Pertanian
Penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya lahan
pertanian. Dari segi kualitas, faktanya lahan dan pertanian kita sudah
mengalami degradasi yang luar biasa, dari sisi kesuburannya akibat dari
pemakaian pupuk anorganik.
Terbatasnya aspek ketersediaan infrastruktur
penunjang pertanian yang juga penting namun minim ialah pembangunan dan
pengembangan waduk.
Adanya kelemahan dalam sistem ahli teknologi. Ciri
utama pertanian modern adalah produktivitas, efisiensi, mutu dan kontinuitas
pasokan yang terus menerus harus selalu meningkat dan terpelihara.
Muncul dari terbatasnya akses layanan usaha terutama
di permodalan. Kemampuan petani untuk membiayai usaha taninya sangat terbatas
sehingga produktivitas yang dicapai masih di bawah produktivitas potensial.
Masih panjangnya mata rantai tata niaga pertanian,
sehingga menyebabkan petani tidak dapat menikmati harga yang lebih baik, karena
pedagang telah mengambil untung terlalu besar dari hasil penjualan.
Isu stategis
yang kini sedang dihadapi dunia adalah perubahan iklim global, terjadi krisis
pangan dan energi dunia, harga pangan dan energi meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar