Nama : Rendi Setiawanto
Kelas : 4A3 pagi (217.01.0269)
MK
: Ekonomi Pertanian
Fakultas : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi
Rawas Lubuklinggau
Dosen
pengampuh : CATUR WINDARYADI, SE, MM
Pada
kesempatan pertemuan kali ini saya akan menjelaskan atau mempresentasikan
tentang mengenai bagaimana cara dalam menanam Ubi Kayu dari proses awal sampai
proses pemanenan. Langsung saja kita sama - sama membahas dan saling belajar
bersama dalam membudidayakan tanaman Ubi Kayu ini.
Pertama
apa sih sebenarnya tanaman Ubi Kayu ini?
Siapa
sih yang tidak kenal dengan Ubi Kayu? Pastinya anda sudah tidak asing dengan
nama yang satu ini bukan? Ubi Kayu yang lebih di kenal dan populer dengan
sebutan singkong ini sangat mudah di temukan di mana saja. Bahkan tak jarang
banyak yang telah mengetahui cara dasar dalam cara menanam singkong ini. Ubi Kayu
merupakan salah satu bahan makanan di Indonesia yang bisa di olah dengan
berbagai jenis hasil olahan.
Walaupun
tanaman ini termasuk salah satu tanaman yang mudah di tanam, namun anda harus melakukan
teknik yang benar agar mendapatkan hasil yang melimpah dan optimal. Karena
tidak hanya buah Ubi Kayu yang bisa di olah menjadi berbagai jenis makanan.
Bahkan pucuk daun ubi pun bisa diolah menjadi masakan. Inilah mengapa banyak
yang tertarik dalam menanam tanaman serba guna tersebut. Karena memiliki
segudang manfaat maka banyak yang tertarik dalam melakukan budidaya ubi kayu
tersebut. Jika anda adalah salah satunya, maka berikut kami sajikan cara praktis
dan mudah dalam menanam Ubi Kayu.
Langsung
saja kita ke tahap pembahasan, pembahasan telah terpaparkan dibawah ini, yang harus
pertama mesti dilakukan sebelum menanam tanaman Ubi Kayu ini sebaiknya :
Tentukan Iklim Yang Baik Untuk
Menanam Ubi Kayu
Agar
Ubi Kayu dapat tumbuh sesuai dengan harapan yang kita inginkan, anda mesti
mengamati terlebih dahulu lokasi atau iklim, agar supaya lahan anda menjadi
subur dan optimal nantinya, agar tidak mempengaruhi pertumbuhkembangan Ubi kayu
itu sendiri.
Iklim
sangat mempengaruhi proses pertumbuhan Ubi Kayu tersebut dan juga didukung
dengan curah hujan pada lokasi lahan tersebut, paling tidak diatas 10 derajat
celcius, jika kurang dari 10 derajat celcius maka akan mempengaruhi
tumbuhkembang Ubi Kayu itu sendiri nantinya. Selanjutnya yakni melakukan :
Persiapan Lahan Untuk Pertumbuhan
Pilihlah
lahan yang memiliki tekstur tanah yang baik atau tanah yang gembur, lebih bagus
jika terdapat kandungan organik, tanah yang seperti ini akan cocok bagi tanaman
Ubi Kayu. Lahan untuk dijadikan media tanam haruslah luas dan pakailah struktur
tata udara yang baik dan usahakan terdapat banyak unsur hara, unsur hara
terdapat pada tanah yang memiliki kualitas baik, hal ini dapat membuat Ubi Kayu
berkembang dengan optimal nantinya. Tahap selanjutnya:
Penggarapan dan Pengolahan Lahan
Sebelum
menetapkan lahan tersebut untuk dijadikan media tanam nantinya, anda mesti
mengukur terlebih dahulu suhu derajat keasaman atau pH yang terdapat pada
kandungan tanah tersebut, anda bisa menggunakan pH meter. Selepas itu analisis
kembali kandungan tanah tersebut, agar lebih mengetahui jenis kandungan dari
tanah tersebut, usahakan terdapat banyak unsur haranya. Lalu tidak pula untuk
menetapkan waktu sebelum proses pemanenan dan menetapkan waktu ketika ingin
panen, dan yang terakhir tentukan luas lahan sesuai dengan jumlah kapasitas
bibit Ubi Kayu yang anda miliki, agar tidak terjadi pembuangan bibit yang pada
akhirnya terbuang begitu saja, atau membusuk begitu saja. Tahap berikutnya :
Pembersihan dan Pembukaan Lahan
Setelah
lahan telah ditentukan dan ditetapkan untuk sebagai media bercocok tanam –
tanaman Ubi Kayu, sebaiknya melakukan proses pembersihan lahan dari rumput liar
atau tumbuhan penggangu lainnya.
Pembukaan
lahan sangat penting, agar lebih mudah dalam proses penanaman nantinya. Bersihkan
pula akar – akar dari tumbuhan lainnya, agar nantinya tidak menghambat dalam
proses pertumbuhan Ubi Kayu nantinya.
Agar
akar dari Ubi Kayu nantinya lebih mudah untuk berkembang dalam proses pengakaran
dan nantinya akan membunuh hama penyakit yang akan mengganggu proses
pertumbuhan Ubi Kayu tersebut itu sendirinya nantinya. Tahap selanjutnya yakni :
Tahap pengapuran
Pada
tahap ini bertujuan agar dapat menstabilkan suhu derajat keasaman (pH) yang terdapat
pada kandungan tanah tersebut, proses pengapuran harus mesti pada tanah yang
gambut dan asam. Proses pengapuran dilakukan pada saat pembedengan atau proses
pada saat pembajakan dilakukan. Selanjutnya :
Persiapan Bibit Ubi Kayu
Persiapkan
bibit, pilihlah bibit yang unggul atau berkualitas tinggi, agar nantinya dapat
menghasilkan buah atau hasil yang memuaskan dan hasil yang baik. Dalam persiapan
bibit, gunakan bibit dari indukan yang sudah tua, atau kira – kira telah
berumur 10 sampai 11 bulan. Usahakan jangan gunakan bibit yang telah ditumbuhi
tunas, gunakan bibit yang lurus, jangan bengkok, karena hal ini nantinya akan
mempengaruhi proses pertumbuhan Ubi Kayu tersebut.
Cara dan Teknik Penanaman
Lihat
kondisi cuaca terlebih dahulu, cuaca yang yang baik selepas terjadinya hujan,
jangan saat kemarau, karena pada saat kemarau tanah tak begitu bagus dan tidak
gembur atau subur sempurna. Jarak juga mesti diperhatikan, agar nantinya tidak
mempengaruhi tumbuh Ubi Kayu tersebut, berikan jarak paling tidak sekitar 80 cm
atau 120 cm. Buang ujung batang, buatlah menjadi runcing, tanamlah bibit pada
kedalaman sekitar 5 cm atau 10 cm dan timbunlah bibit tersebut. Jika anda
menanam pada tanah yang keras namun memiliki kelembaban, maka anda dapat
langsung menancapkan bibitnya. Yang harus anda tancapkan adalah bagian kayu
yang telah dibuat runcing, dan tunggu hasilnya sampai terlihat tunas atau
batang baru tumbuh.
Langkah
selanjutnya :
Penyulaman, Penyiangan dan Penimbunan
Proses
penyulaman dengan cara mengganti, mencabut atau bahkan melakukan penyulaman kembali.
Dalam proses penyulaman ini dapat anda lihat ketika pada sore hari tiba,
selanjutnya proses penyiangan, proses ini perlunya melakukan pembersihan
kembali lahan dari tumbuhan atau rumput pengganggu lainnya yang bersifat dapat
menggangu proses tumbuh kembangnya Ubi Kayu tersebut. Proses penyiangan
biasanya setelah 5 sampai 10 minggu, lalu lakukanlah penggemburan tanah,
gemburkan kembali tanah dengan menggunakan cangkul, buat menyerupai gundukan.
Pemangkasan, Pemupukan dan Pengairan
Proses
pemangkasan dilakukan setelah batang telah memiliki kira – kira 2 atau 3 batang,
selanjutnya proses pemupukan, lakukan pemupukan ini bertujuan untuk
penggemburan tanah kembali. Selain pemangkasan dan pemupukan, perlunya proses
pengairan kembali agar tanah terjaga kualitas kegemburannya, jika masih
terlihat baik, lembat dan gembur, tidak dianjurkan untuk melakukan proses
penyiraman atau pengairan. Tetapi jika terjadi kemarau atau tanah telah tandus
diwajibkan untuk melakukan proses penyiraman.
Proses Panen Ubi Kayu
Proses
panen Ubi Kayu ini dilakuakn setelah berusia sekitar 6 sampai 8 bulan, proses
pemanenan Ubi Kayu cukup mudah. Anda bisa melakukannya dengan cara menarik
batangnya, tetapi jika ingin lebih mudah lakukan pencangkulan pada sekitar
tanah terlebih dahulu, selepas itu lakukan penjabutan, dan jangan lupa lihat
kembali kedalam tanah, apakah masih ada Ubi yang tertinggal didalamnya, agar
supaya semua dapat diambil seluruhnya dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Sekian penjelasan
mengenai bagaimana proses pembudidayaan Ubi Kayu, semoga bermanfaat, apabila
terjadi kekeliruan atau kesalahan, penulis mohon maaf, dan mesti perlu
diperbaharui kembali penjelasan ini. Selamat mencoba?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar