Senin, 25 Maret 2019

Cara Pembudiyaan Ubi Kayu


Nama                                       : Rendi Setiawanto
Kelas                                       : 4A3 pagi (217.01.0269)
MK                                          : Ekonomi Pertanian
Fakultas                                   : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas Lubuklinggau
Dosen pengampuh                  : CATUR WINDARYADI, SE, MM          

Pada kesempatan pertemuan kali ini saya akan menjelaskan atau mempresentasikan tentang mengenai bagaimana cara dalam menanam Ubi Kayu dari proses awal sampai proses pemanenan. Langsung saja kita sama - sama membahas dan saling belajar bersama dalam membudidayakan tanaman Ubi Kayu ini.
Pertama apa sih sebenarnya tanaman Ubi Kayu ini?
Siapa sih yang tidak kenal dengan Ubi Kayu? Pastinya anda sudah tidak asing dengan nama yang satu ini bukan? Ubi Kayu yang lebih di kenal dan populer dengan sebutan singkong ini sangat mudah di temukan di mana saja. Bahkan tak jarang banyak yang telah mengetahui cara dasar dalam cara menanam singkong ini. Ubi Kayu merupakan salah satu bahan makanan di Indonesia yang bisa di olah dengan berbagai jenis hasil olahan.
Walaupun tanaman ini termasuk salah satu tanaman yang mudah di tanam, namun anda harus melakukan teknik yang benar agar mendapatkan hasil yang melimpah dan optimal. Karena tidak hanya buah Ubi Kayu yang bisa di olah menjadi berbagai jenis makanan. Bahkan pucuk daun ubi pun bisa diolah menjadi masakan. Inilah mengapa banyak yang tertarik dalam menanam tanaman serba guna tersebut. Karena memiliki segudang manfaat maka banyak yang tertarik dalam melakukan budidaya ubi kayu tersebut. Jika anda adalah salah satunya, maka berikut kami sajikan cara praktis dan mudah dalam menanam Ubi Kayu.
Langsung saja kita ke tahap pembahasan, pembahasan telah terpaparkan dibawah ini, yang harus pertama mesti dilakukan sebelum menanam tanaman Ubi Kayu ini sebaiknya :



Tentukan Iklim Yang Baik Untuk Menanam Ubi Kayu
Agar Ubi Kayu dapat tumbuh sesuai dengan harapan yang kita inginkan, anda mesti mengamati terlebih dahulu lokasi atau iklim, agar supaya lahan anda menjadi subur dan optimal nantinya, agar tidak mempengaruhi pertumbuhkembangan Ubi kayu itu sendiri.
Iklim sangat mempengaruhi proses pertumbuhan Ubi Kayu tersebut dan juga didukung dengan curah hujan pada lokasi lahan tersebut, paling tidak diatas 10 derajat celcius, jika kurang dari 10 derajat celcius maka akan mempengaruhi tumbuhkembang Ubi Kayu itu sendiri nantinya. Selanjutnya yakni melakukan :
Persiapan Lahan Untuk Pertumbuhan
Pilihlah lahan yang memiliki tekstur tanah yang baik atau tanah yang gembur, lebih bagus jika terdapat kandungan organik, tanah yang seperti ini akan cocok bagi tanaman Ubi Kayu. Lahan untuk dijadikan media tanam haruslah luas dan pakailah struktur tata udara yang baik dan usahakan terdapat banyak unsur hara, unsur hara terdapat pada tanah yang memiliki kualitas baik, hal ini dapat membuat Ubi Kayu berkembang dengan optimal nantinya. Tahap selanjutnya:
Penggarapan dan Pengolahan Lahan
Sebelum menetapkan lahan tersebut untuk dijadikan media tanam nantinya, anda mesti mengukur terlebih dahulu suhu derajat keasaman atau pH yang terdapat pada kandungan tanah tersebut, anda bisa menggunakan pH meter. Selepas itu analisis kembali kandungan tanah tersebut, agar lebih mengetahui jenis kandungan dari tanah tersebut, usahakan terdapat banyak unsur haranya. Lalu tidak pula untuk menetapkan waktu sebelum proses pemanenan dan menetapkan waktu ketika ingin panen, dan yang terakhir tentukan luas lahan sesuai dengan jumlah kapasitas bibit Ubi Kayu yang anda miliki, agar tidak terjadi pembuangan bibit yang pada akhirnya terbuang begitu saja, atau membusuk begitu saja. Tahap berikutnya :
Pembersihan dan Pembukaan Lahan
Setelah lahan telah ditentukan dan ditetapkan untuk sebagai media bercocok tanam – tanaman Ubi Kayu, sebaiknya melakukan proses pembersihan lahan dari rumput liar atau tumbuhan penggangu lainnya.
Pembukaan lahan sangat penting, agar lebih mudah dalam proses penanaman nantinya. Bersihkan pula akar – akar dari tumbuhan lainnya, agar nantinya tidak menghambat dalam proses pertumbuhan Ubi Kayu nantinya.
Agar akar dari Ubi Kayu nantinya lebih mudah untuk berkembang dalam proses pengakaran dan nantinya akan membunuh hama penyakit yang akan mengganggu proses pertumbuhan Ubi Kayu tersebut itu sendirinya nantinya. Tahap selanjutnya yakni :
Tahap pengapuran
Pada tahap ini bertujuan agar dapat menstabilkan suhu derajat keasaman (pH) yang terdapat pada kandungan tanah tersebut, proses pengapuran harus mesti pada tanah yang gambut dan asam. Proses pengapuran dilakukan pada saat pembedengan atau proses pada saat pembajakan dilakukan. Selanjutnya :
Persiapan Bibit Ubi Kayu
Persiapkan bibit, pilihlah bibit yang unggul atau berkualitas tinggi, agar nantinya dapat menghasilkan buah atau hasil yang memuaskan dan hasil yang baik. Dalam persiapan bibit, gunakan bibit dari indukan yang sudah tua, atau kira – kira telah berumur 10 sampai 11 bulan. Usahakan jangan gunakan bibit yang telah ditumbuhi tunas, gunakan bibit yang lurus, jangan bengkok, karena hal ini nantinya akan mempengaruhi proses pertumbuhan Ubi Kayu tersebut.
Cara dan Teknik Penanaman
Lihat kondisi cuaca terlebih dahulu, cuaca yang yang baik selepas terjadinya hujan, jangan saat kemarau, karena pada saat kemarau tanah tak begitu bagus dan tidak gembur atau subur sempurna. Jarak juga mesti diperhatikan, agar nantinya tidak mempengaruhi tumbuh Ubi Kayu tersebut, berikan jarak paling tidak sekitar 80 cm atau 120 cm. Buang ujung batang, buatlah menjadi runcing, tanamlah bibit pada kedalaman sekitar 5 cm atau 10 cm dan timbunlah bibit tersebut. Jika anda menanam pada tanah yang keras namun memiliki kelembaban, maka anda dapat langsung menancapkan bibitnya. Yang harus anda tancapkan adalah bagian kayu yang telah dibuat runcing, dan tunggu hasilnya sampai terlihat tunas atau batang baru tumbuh.
Langkah selanjutnya :



Penyulaman, Penyiangan dan Penimbunan
Proses penyulaman dengan cara mengganti, mencabut atau bahkan melakukan penyulaman kembali. Dalam proses penyulaman ini dapat anda lihat ketika pada sore hari tiba, selanjutnya proses penyiangan, proses ini perlunya melakukan pembersihan kembali lahan dari tumbuhan atau rumput pengganggu lainnya yang bersifat dapat menggangu proses tumbuh kembangnya Ubi Kayu tersebut. Proses penyiangan biasanya setelah 5 sampai 10 minggu, lalu lakukanlah penggemburan tanah, gemburkan kembali tanah dengan menggunakan cangkul, buat menyerupai gundukan.
Pemangkasan, Pemupukan dan Pengairan
Proses pemangkasan dilakukan setelah batang telah memiliki kira – kira 2 atau 3 batang, selanjutnya proses pemupukan, lakukan pemupukan ini bertujuan untuk penggemburan tanah kembali. Selain pemangkasan dan pemupukan, perlunya proses pengairan kembali agar tanah terjaga kualitas kegemburannya, jika masih terlihat baik, lembat dan gembur, tidak dianjurkan untuk melakukan proses penyiraman atau pengairan. Tetapi jika terjadi kemarau atau tanah telah tandus diwajibkan untuk melakukan proses penyiraman.
Proses Panen Ubi Kayu
Proses panen Ubi Kayu ini dilakuakn setelah berusia sekitar 6 sampai 8 bulan, proses pemanenan Ubi Kayu cukup mudah. Anda bisa melakukannya dengan cara menarik batangnya, tetapi jika ingin lebih mudah lakukan pencangkulan pada sekitar tanah terlebih dahulu, selepas itu lakukan penjabutan, dan jangan lupa lihat kembali kedalam tanah, apakah masih ada Ubi yang tertinggal didalamnya, agar supaya semua dapat diambil seluruhnya dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Sekian penjelasan mengenai bagaimana proses pembudidayaan Ubi Kayu, semoga bermanfaat, apabila terjadi kekeliruan atau kesalahan, penulis mohon maaf, dan mesti perlu diperbaharui kembali penjelasan ini. Selamat mencoba?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Laporan PKL Yogjakarta 2020

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL/MAGANG/STUDY VISIT) UNIVERSITAS BINA INSAN LUBUKLINGGAU (STUDI BANDING : LUBUKLINGGAU – YOGYAKART...